Untungnya Mengendalikan Diri


Dibalik musibah atau kesedihan yang telah melilit kita semua, selalu ada kebaikan, secerah harapan, jalan keluar serta pahala. Karenanya, kendalikan diri anda dalam berbagai kesulitan yang dihadapi. Selanjutnya, bersiaplah mendapatkan keuntungan besar sebagai imbalannya.

Buktinya? Ketika Rasulullah Saw. diusir dari mekah, beliau memutuskan untuk menetap di Madinah, dan kemudian berhasil membangunnya menjadi sebuah negara yang sangat akrab ditelinga dan mata sejarah. Ahmad bin Hanbal pernah dipenjara dan dihukum dera, tetapi karena kendali dirinya pula, ia kemudian menjadi imam salah satu madzhab. Ibn Taimiyah pernah di penjara, tetapi justru di penjara itulah ia banyak  melahirkan karya. As-Sarakhsi pernah dikurung di dasar sumur selama bertahun-tahun, tetapi ditempat itulah ia berhasil mengarang buku sebanyak 20 jilid.

Bukti lainnya, Ketika Ibnul Atsir dipecat dari jabatannya, ia berhasil menyelesaika karya besarnya yang berjudul Jami'ul Ushul dan Nihayah. dalam perkembangannya kitab ini menjadi salah satu buku paling terkenal dalam hadits. pengalaman Ibnu al-Jauzzy tak kalah seru, ia justru menguasai qira'ah sab'ah setelah diasingkan dari baghdad. Cerita Malik Ibn ar-Raib lain lagi, meski menanggung suatu penyakit yang mematikan, namun ia mampu melahirkan syair-syair yang sangat indah dan tak kalah dengan karya para penyair besar zaman Abbasiyah. Lalu, ketika anak Abi Dzuaib al-Hudzali mati meninggalkannya seorang diri, ia justru mampu menciptakan nyanyian-nyanyian puitis yang mampu membekan mulut zaman, membuat setiap pendengarnya tersihir, dan memaksa sejarah untuk selalu bertepuk tangan saaat mendengarnya kembali.

Berpacu Memacu Semangat


Imam Shadiq berkata, "Sesungguhnya Allah Yang Maha Kuasa itu bersemangat dan menyukai setiap orang yang bersemangat, dan lantaran semangat ini lah Dia melarang perilaku memalukan (yang dilakukan) secara terbuka ataupun secara tersembunyi."

Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Nabi Ibrahim a.s adalah orang yang bersemangat, dan aku lebih bersemangat dari padanya. jika seorang mukmin tidak mempunyai semangat atau harga diri, Allah akan menghancurkan kedudukannya, membuka aibnya di dunia, dan menjadikannya hina."

WASPADA KEMALASAN TILAWAH QURAN


Beberapa kendala yang harus diwaspadai ketika malas membaca Al-Quran :

  1. Menganggap sepele, sehingga tidak ada keinginan atau menunda-nunda
  2. Lemahnya wawasan, sehingga tidak termotivasi untuk istiqomah
  3. Tidak memiliki waktu wajib bersama Al-Quran
  4. Lemahnya keinginan tilawah tidak pernah memohon kepada Allah Swt. agar dimudahkan tilawah
  5. Terbawa lingkungan yang tidak memiliki perhatian kepada tilawah Quran.

DO, RE, MI, FA, SOL, LA, SI


Tahukah anta? sebagaimana diakui oleh sarjana barat maupun timur, bahwa orang arablah yang memperkenalkan Not; do, re, mi, fa, sol, la, si. Bunyi - bunyi itu diambil dari huruf arab : DAL, RA, MIM, FA, SHAD, LAM, SIN.

Hasan ibn Nafi' yang lebih dikenal dengan Ziryab. Ia seorang maula dari Irak, murid Ishaq Al-Maushuli seorang musisi dan biduan kenamaan di istana Harun Al-Rasyid. Ziryab tiba di Cordova pada tahun pertama pemerintahan Abd Al-Rahman II AL-Ausath. Kepiawaiannya dalam seni musik dan tarik suara, menjadikan pengaruhnya masih membekas sampai sekarang. Bahkan ia pula dikenal sebagai peletak dasar dari musik Spanyol modern.

Pertanyaan Imam Ghazali pada Murid-muridnya


Suatu hari, Imam Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. ia bertanya, "Apa yang paling dekat dengan kita di dunia ini?" Mereka menjawab. "Orang tua, guru, kawan , sahabat." "Benar, tapi yang paling dekat dengan kita adalah mati. Sebab, setiap yang bernyawa pasti akan mati."

Lalu ia meneruskan, "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?" Mereka menjawab, "Bulan, matahari dan bintang-bintang." "Benar, tapi yang paling benar adalah masa lalu. Dengan cara apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu, kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama Islam."

Kembali Imam Ghazali bertanya, "Apa yang paling besar di dunia ini?" Mereka menjawab, "Gunung, bumi, matahari." Imam Ghazali menerangkan, "Semua benar, tapi yang paling benar adalah nafsu. Kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka."

Selanjutnya, "Apa yang paling berat di dunia ini?" Ada yang menjawab, "Besi, gajah." "Semua jawaban benar, tapi yang paling berat adalah Memegang Amanah."

Pertanyaan kelima, "Apa yang paling rinagn di dunia ini?" Ada yang menjawab, "Kapas, angin dan debu." "Semua jawaban benar, tapi yang paling ringan didunia ini adalah Meninggalkan Shalat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan Shalat."

Dan terakhir, "Apa yang paling tajam di dunia ini?" Mereka menjawab, "Pedang." "Benar, tapi yang paling tajam adalah lidah manusia.karena lidah, manusia selalu bisa menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri."

MENGHINDARI TIDUR TERBURUK



Posisi tidur terburuk adalah tengkurap. Bahkan posisi tidur ini dimurkai oleh Allah sebagaimana sabda Rasulullah, “ Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud)

Posisi tidur tengkurap, menurut Dr. Zhafir Al-Athar, akan mengganggu pernafasan. Hal tersebut lantaran beban punggung yang begitu berat menghalangi dada untuk mengembang dan mengempis saat menarik dan mengeluarkan nafas. Posisi ini juga dapat menyebabkan terjadinya dislokasi pada tulang tengkuk dan membuat jantung dan otak bekerja sangat keras.

Hal yang megejutkan dinyatakan seorang peneliti dari Australia yang menyebut prevelansi kematian mendadak mencapai tiga kali lipat pada saat mereka tidur tengkurap jika dibanding dengan orang yang tidur di satu sisi badan.

Posisi tidur yang tidak dianjurkkan selanjutnya adalah terlentang. Pada posisi ini menyebabkan pernafasan terjadi melalui mulut yang bisa menjadi penyebab mendengkur. Udara yang masuk melalui mulut, tidak tersaring oleh mucus (lendir) hidung dan silia pada rongga hidung. Bahkan udara tersebut juga tidak mengalami pengaturan suhu yang sesuai dengan suhu tubuh.

Lebih jauh, posisi terlentang menyebabkan bau mulut yang tidak sedap, dan menyebabkan tulang punggung dislokasi. Menjelang tidur kita tidak dianjurkan berfikiran negatif. Karna hal tersebut akan menumpuk dalam alam bawah sadar dan menimbulkan kecemasan.

BAHAYA KURANG TIDUR & KELEBIHAN TIDUR



Bahaya kurang tidur
1.      Kurang tidur adalah salah satu faktor penyebab munculnya kecelakaan dan cedera saat bekerja. Pekerja yang sering mengeluh ngantuk di siang hari, sangat rentan terhadap terjadinya kecelakaan kerja.
2.      Menurunnya konsentrasi. Tidur yang baik memainkan peran penting dalam berfikir dan belajar. Kurang tidur dapat mempengaruhi banyak hal. (a) mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. (b) siklus tidur pada malam hari berperan dalam “menguatkan” memori dalam pikiran. Jika kita tidak cukup tidur, kita akan kesulitan mengingat apa yang kita pelajari dan alami selama seharian.
3.      Masalah kesehatan serius. Kurang tidur yang parah dapat membawa beresiko mendatangkan berbagai penyakit seperti, serangan jantung, gagal jantung, detak jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, stroke dan lain sebagainya.
4.      Menyebabkan depresi. Peneliti dari Universitas pennsyvania melaporkan orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur menyebabkan  gejala depresi.
5.      Terganggunya kesehatan kulit. Gejala umum kurang tidur adalah kulit pucat dan mata bengkak. Insomnia pada tahap kronis menyebabkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah dan lingkaran hitap dibawah mata.
6.      Memperkuat potensi menjadi pelupa. Tidur yang tidak cukup waktu menjadikan otak tidak bisa bekerja secara maksimal. Terutama yang berkaitan dengan memori atau ingatan.
7.      Berpotensi kelebihan berat badan. Kurang tidur sangat berkaitan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan, dan kemungkinan bisa menjadi obesitas. Kurang tidur meningkatkan nafsu makan dan hasrat memakan makanan yang berlemak dan berkarbohidrat tinggi. Jika dibiarkan hal tersebut bisa berujung pada obesitas karena nafsu makan tidak terkendali.
8.      Resiko kematian tinggi. Dalam suatu penelitian di Inggris, ditemukan bahwa pola tidur mempengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade. Berdasarka hasil penelitian yang dipublikasikan pada 2007, mereka yang telah tidur kurang dari 5-7 jam sehari mengalami kenaikan resiko kematian akibat pelbagai faktor. Bahkan kurang tidur meningkatkan dua kali lipat resiko kematian akibat penyakit Kardiovaskuler (peredaran darah)


Bahaya kelebihan tidur
Tidur yang baik adalah 6-7 jam per hari. Lebh dari itu akan membahayakan tubuh. Apapun, yang namanya “kelebihan” memang tidak baih. Begitu juga dengan tidur. Para ahli medis menilai, seseorang yang memiliki kebiasaan banyak tidur (hipersomnia) sangat rentan mengalami gangguan fisik maupun mental. Hipersomnia adalah rasa ngantuk yang berlebihan sepanjang hari yang sulit dicegah sehingga inginnya tidur terus.
      Kebanyakan penderita hipersomnia mengalami gejala-gejala seperti kecemasan, lemas, tidak bertenaga, dan mengalami gangguan ingatan akibat dari dorongan yang hampir konstan untuk tidur. Oversleeping ( kelebihan tidur, juga memiliki resiko terkena serangan diabetes).
      Orang yang tidur lebih dari sembulan jam setiap malam beresiko 50 persen lebih besar dari pada mereka yang tidur selama tujuh jam. Resiko ini juga berlaku bagi mereka yang tidur kurang dari 5 jam semalam. Tidak hanya resiko diabetes, oversleeping bisa mendatangkan obesitas, sakit kepala, depresi, sakit punggung, bahkan kematian.

      Menakjubkan, Rasulullah telah mengajarkan tidur proposional sebagaimana rekomendasi dokter modern. Beliau mencontohkan agar umat tidur lebih awal agar bisa bangun lebih awal untuk segera beribadak kepada Allah (shalat malam). Katakanlah beliau berangkat tidur jam 9 malam dan akan bangun jam 3 pagi.

IBU BERDIMENSI SURGA

Dulu, pertanyaannya HANYA :  1. bagaimana kabarnya?... sekarang nambah, "lancar ibadahnya?" 2. bagaimana uang jajanny...