Memberi kebahagiaan kepada orang lain merupakan salah satu bentuk kesholehan. Secara sederhana, kesalehan dapat kita kelompokan menjadi 2, yaitu; Kesalehan Ritual dan Kesalehan Sosial. Kesalehan Ritual ditandai ddengan ketekunan menjalankan ibadah ritual (shalat, puasa, haji, dll.). Kesalehan Sosial ditandai dengan membahagiakan orang lain. Kedua kesalehan ini sama pentingnya. Meninggalkan salah satunya menyebabkan yang lain tidak bermakna. Bahkan kesalehan sosial merupakn perbendaharaan surga yang amat penting. Rasulullah pernah menjelaskan bahwa umatnya akan masuk surga karena kelapangan dada, kemurahan hati, dan kasih sayang kepada sesama kaum Muslimin.
Rasulullah bersabda, "Pada hari kiamat nanti ada 4 orang yang masuk surga tanpa dihisab, yaitu; Ulama yang mengamalkan ilmunya, Orang berhaji yang tidak berkata kotor dan tidak berbuat kefasikan hingga meninggal dunia, Syuhada yang terbunuh dalam peperangan untuk mengagungkan nama Allah, Serta orang dermawan yang mencari harta yang halal dan menginfakannya dijalan Allah tanpa perasaan riya. mereka berselisih satu sama lain, siapa yang lebih dulu masuk surga."
Predikat orang sholeh bukan ditandai dengan pakaian yang dikenakannya. Bukan pula dengan penampilan fisik yang selalu ditampilkannya. Jika kita menjumpai orang yang tidak pernah melepas jubah putihnya, selalu berganti sorbannya, bahasnya cedrung keakrab-akraban, kita jangan mudah menyebutnya dengan orang saleh. Boleh jadi ia malah sebaliknya. Tapi jika kita menjumpai orang yang rajin membaca Al-Qur'an, rajin puasa sunnah, sedih melihat pertengkaran, tidak menyia-nyiakan anak yatim, suka membantu orang kesusahan, tidak berprasangka buruk kepada saudaranya, sudah bisa dipastikan kalau ia adalah Orang Saleh. Meskipun pakaian dan penampilannya sama sekali tidak menunjukan kesalehannya.
Filosofi hidup mereka tidak dimulai dari dirinya sendiri tapi dimulai dari orang lain. Jika masyarakat susah, mereka rela merasakan kesusahan itu terlebih dahulu. Jika masyarakat senang, biarlah mereka menjadi orang yang terakhir merasakan kesenangan itu. Orang-orang saleh selalu berbuat baik kepadasiapapun dan dimanapun, meskipun kepada orang-orang yang menyakiti dirinya.
Ashaab Al maimanah yaitu; mulia, orang yang mempunyai kekuatan, kesungguhan dan baik. Dengan demikian Orang Saleh adalah sosok yang mulia, tangguh dalam menghadapi tantangan, sungguh-sungguh melaksanakan amanah orang yang cinta kebaikan.

No comments:
Post a Comment